Featured Post

read more
Categorized under: My Blog

Ultah pertama Basilia

 

Tanggal 20 mei yang lalu adalah ulang tahun yang pertma Basilia. Dihadiri temen2 dari media(Suara Merdeka,Bisnis Indonesia,Vibe) E-plaza, Hugo’s serta beberapa tamu setia kami, acara yang berlangsung sederhana tersa sangat berkesan sekali. ya…nga terasa waktu berlalu begitu cepat. Yang jelas, usia sekecil itu ya muda banget…hijau sehijau-hijaunya ranum namun penuh vitalitas untuk hidup….dengan segala ketidak-tahuan,kesederhanaan…kami ingin sekali terus mampu menjadi diri sendiri; yaaa….to be honest,3 bulan setelah buka aku pernah ngeluh…aduh…kenapa aku ngga masak seperti orang2(resto2) lain saja…bumbu2 iya…tapi ya pemantapnya itu….eit! Yuni bilang;’sabarrr….hati2…jangan sampe kedengaran Hannes!”katanya.

yak…mohon doa restunya….thanks buat pelanggan2 setia,para supplier,teman media serta tentu saja anak2 crew Basilia yang budiman….love you all!

 

salam,indri

Categorized under: My Blog

Whats on Your Plate in BASILIA

Jadi pada banyak peristiwa….karena hobi masak memasak, jelas sekali kalau aku juga jatuh cintrong dengan blog tukang makan.com. Yang ujung2nya,orang2 macam kita ini pastinya suka ‘jajan diluar’ untuk sekedar nyoba ataupun kerna kelaparan….apabila  ada tempat2 makan baru.

Dari sekian banyak tempat2 tsb, sering aku kuciwa dalam hal kualitas maupun kwantitas; di gambar keliatan gedhe and yum, eh ternyata jauh dari harapan; steak yang ‘bersembunyi’ di balik tepung nan tebal ataupun daging yang terhimpit ditengah kerumunan lemak yang menggelandir setelah kita potong pake pisau….ba! Aduh,aku berpikir; “ini nggak FAIR!

Namun, ada yang aneh dengan kebanyakan dari kita, yang menganggap lemak2 tersebut toh yang bikin rasa lezat…benarkah? Coba di pikir ulang, ngga fairnya tadi hubungannya banyak sekali dengan niat ataupun maksud seorang pengusaha resto dalam pemilihan jenis/bagian daging yang dibelanjakan yang pada gilirannya keluarlah hitungan matematis; kalau kamu beli ‘daging’ tapi di kasih sama tukang daging dengan lemak2 yang jelas sekali itu bukanlah daging, mau ngga? Atau ngga tahu? atau ngga peduli? Yang jelas, harga daging dengan lemak itu beda jauh sekali;10:90. Mau?

Maka dari itu, sebagai bentuk “protesku’, aku berjanji dengan sungguh2 untuk memberi yang terbaik buat pelanggan. Ngga percaya? Anda ngga bakalan nerima kulit ayam di setiap porsi di BASILIA, kecuali karena ada protes dari sahabat ku Sapna,orang India yang ngajari aku masak India yang ‘benar’ bilang; tolong masukkan tulang dan kulit ayam dikit di curry India-mu, katanya. Makanya dalam porsi Indian curry, biasanya ada sepotong daging yang bertulang dan berkulit.Selebihnya, saya pastikan deh…setiap piring kita perlakukan dengan ‘hormat’.

Apakah Basilia ‘rugi’ karena memberi yang terbaik buat pelanggan? jawabannya; NO! secara bisnis, dihitung2 ya lebih menguntungkan kalo kita bisa irit, namun saya percaya, cutomer tidak bodoh, slowly but sure insyaallah kita akan mendapat tempat di hati pelanggan.Doain ya….

Other things on Basilia’s plates….makanan kami simple dan begitulah apa adanya, berikut garnish yang harus bisa dimakan juga, jadi ngga ada yang waste di resto kita….

 

 

salam,

 

Indri

Categorized under: My Blog

SLOW FOOD

Pertama kali diperkenalkan oleh Carlo Petrini pada tahun 1986. Pesan jelas adalah; dia mengingatkan kita untuk untuk kembali ke alam. Beliau geram dengan serbuan industri makanan siap saji yang dengan cepat mengglobal,menggeser nilai-nilai lama yang sebenarnya dalam banyak hal sebenarnya menguntungkan kita, terutama dilihat dari segi kesehatan. Beberapa jalan yang bisa kita terapkan dalam pola makan Slow food yang bisa kita terapkan diantaranya;

1.Gunakan bahan makanan segar.

2.Hindari penggunaan MSG dan perasa syntetic lainnya.

3.Pakai produk pertanian organik sedapatnya anda bsa. Hal ini juga berarti mendukung sistem pertanian yang lebih organis,yang pada akhirnya berarti melindungi bumi.

Ramainya isu global warming akhir-akhir ini betapa mengingatkan kita untuk lebih mencintai alam semesta.

 

salam,

 

indri

Categorized under: My Blog

BASILIA GO GREEN

 

Lebih dari sekedar tagline, saya percaya betul betapa penting setiap makhluk di muka bumi ini untuk terlibat secara langsung dalam rangka menjaga alamnya.Dalam salah satu pertemuan saya dengan kelompok petani organik di yogya tahun 2005, ada yang membuat hati saya tersentak,(perlu saya catat disini, saya menemukan keasyikan yang sangat ketika berbincang dengan mereka; cerdas dengan segala kesederhanaanya). Salah seorang diantaranya bilang,”siapa yang mau beli bu? orang tidak tahu,betapa ini semua lebih berat, coba sebagian besar hanya tinggal menebar pupuk pestisida,dan hasilnya jelas lebih banyak”

Bercermin dari pelajaran hari itu, kami bertekad untuk secara langsung mengkampanyekan pertanian organik, dengan sedapat mungkin memakai produk organik apabila tersedia. Kalimat terakhir tadi bisa jadi membuat bingung, namun, ya, kadang2 kami tidak mendapatkan hasil pertanian organik karena beberapa alasan; karena tidak musim, cuaca yang tidak bersahabat serta minimnya jumlah petani organik di sekitar kita,sehingga dalam hal ini saya harus berterima kasih dan memberi penghargaan yg sebesar2nya kepada supplier organik kami, Joglo Farm.(Tentang Joglo Farm akan saya ulas secara lebih mendalam secepatnya)

 

salam, indri

Categorized under: My Blog

care and not to care

2 minggu menjelang Basilia buka, kami (aku dan suamiku) nyoba makan di resto sekitar tepat di mana kami mau buka. Sambil duduk menunggu, kami memperhatikan orang keluar dan masuk serta menikmati hidangan yg diorder. Dengan perasaan ciut (maklum, ini bisnis resto pertamaku!) aku bilang,’wah, mereka menikmati banget makan disini, gimana kalo di tempat kita nanti ya?’ maksudku, dengan pemilihan jenis makanan, non-msgnya dll, cocok ngga ya….di terapkan di semarang? terus suamiku menjawab; ‘i don’t see them enjoying the food, they just fill they stomach’ jangan terlalu kuatir, katanya.

Yak, setahun lebih5 bulan sekarang, Basilia masih harus bekerja extra keras untuk meraih hati pelanggan. Semua hal tentang Basilia, tidak di pungkiri adalah cermin dari bagaimana kita hidup dan memandang sesuatu dalam keseharian. Betapa saya sebagai ibu dari 2 anak memandang penting memberi yang lebih sehat kepada anak-anak kami. So, pastinya saya mencari ibu2 yang sepemikiran dengan saya! serta tentu saja masyarakat secara lebih luas.

 

salam,indri

Categorized under: My Blog

why basilia

Akhir tahun 2006 aku bersama seorang teman berencana buka kios organik,tempat sudah dapat; samping don bosco…sayang mimpi itu stop ditengah jalan. Padahal kita sudah keliling2 kenalan dengan kelompok petani organik di salatiga dan yogya.

so,awal tahun 2007 kita dapat ‘ilham’ untuk buka resto cafe,yang akhirnya memilih masakan Eropa, lucunya 2 minggu sebelum ditawari java mall, kita test food…pecel! yak, setelah sebel dengan mimpi2 punya resto selama hampir 7 tahun, saat itu warung pecel yang keren tampaknya asyik; modal tidak banyak plus bahan mudah didapat. Dan yang jelas ini makanan orang seindonesia yang ngangeni…

Namun Tuhan berkehendak lain,setelah persiapan selama 2 bulan pada 20 mei 2007…Gong! Basilia nongol dipojok lantai 2 java mall. Now, why European kitchen?

Terus terang kami sering geregetan makan dibeberapa resto yang punya masakan Eropa, tapi salah kaprah;dari cara memasaknya hingga rasa yang mengecewakan. Yang jelas di semua hotel berbintang kita bisa menikmati makanan Eropa…tapi harga pastinya cukup mahal…so,pengennya menyediakan masakan Eropa otentik yang terjangkau semua kalangan…itulah BASILIA.

Why organik? kira2 tahun 1997 saya baca majalah femina yang nulis artikel tentang seorang pastor berkebangsaan Jerman yang memulai gerakan pertanian organik di daerah di Bandung. Suer, langsung aku jadi terbayang2 tulisan feature itu dan berencana ikut kursus  cara bertanam organik. Akhirnya sih ngga jadi ikut kursus, tapi mulai rajin membaca artikel dan buku2 tentang tanaman organik. Hamil anak pertama kami, semakin menjadi2 usaha untuk konsume produk organik…jelas demi kesehatan ibu(aku)dan anakku tersayang,pastinya.

Why Non MSG?

Yang jelas, sejak kecil kami sering dengar ibu kami teriak ke pembantu dirumah, ‘jangan beli moto! Yak,mbok itu sering tidak puas masak tanpa moto dan kami sering lihat dia selipin moto2 diplastik kecilnya itu kedalam…BHnya…!Yang jelas, MSG adalah penguat rasa yang yang penggunaanya di beberapa negara sudah dilarang (karena bisa memicu timbulnya kanker…etc) dan di banyak negara lain diperbolehkan, namun dengan jumlah yang sangat kecil.Jadi, BASILIA menawarkan produk yang lebih sehat. Yang jelas,rasa natural/alami dari sayur atau daging itu sendiri pada dasarnya sudah cukup ‘kaya’ asal tahu cara mengolahnya.Nah, buat orang2 yang sudah sangat terbiasa mengkonsumsi MSG, pastinya nuntut rasa ‘gurih’ yang luar biasa itu, karena sudah seperti kecanduan. 

sekian dulu.

 

indri

Categorized under: My Blog

thank you

wow,akhirnya basilia punya blog yang bener…thanks to; mbak niea,mas yogie dan yang ngga kalah penting buat reza…(without you,how would i know 2 lovely person above…..)…berkah di bulan ramadhan?

moga2 kita bisa jadi friend forever….dan aku janji akan rajin nulis disini…(buat mas yogie; habis ini aku telp sampeyan nanya cara men-delete-blog pertamaku ini….dan mulai cerita soal basilia…

 

love you all